counter

Sabtu, 14 April 2012

What's The Meaning of Stress...?


Mungkin sebagian orang menyetujui jika saya katakan, stres merupakan bagian dalam hidup kita. Tak ada seorang pun yang tidak pernah merasakan tekanan dalam hidupnya, tak peduli siapa dia, seperti apa dia dan bagaimana dia. 

            Walaupun kita semua pasti sudah merasakan stres, tetapi mendefinisikannya ternyata tidak semudah yang dibayangkan.
            Definisi stres yang sangat beragam dapat menunjukkan bahwa stres memang merupakan persoalan yang tidak sederhana. Salah satu diantaranya adalah definisi stres dari Vincent Cornelli”Stres adalah gangguan pada tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan”
Kesimpulan para ahli tentang stres adalah bahwa stres itu bisa terjadi karena manusia begitu kuat dalam mengejar keinginan serta kebutuhannya dengan menggunakan segala kekuatan dan potensi. Akibatnya, manusia cenderung lupa bahwa mereka bukanlah makhluk yang sempurna dan tidak memiliki keterbatasan.
            Apabila stres mengancam perasaan, kemampuan dan harga diri kita, reaksi kita cenderung pada orientasi pembelaan ego (ego defence-oriented). Penyesuaian yang berorientasi pada tugas disebut adaptasi gan yang berorientasi pada pembelaan ego disebut ‘mekanisme pertahanan diri’ atau MPE (Mekanisme Pertahanan/Pembelaan Ego).

Penggolongan stres…
            Apabila ditinjau dari penyebab stres, menurut Sri Kusmiati dan Desminiarti (1990), dapat digolongkan sebagai berikut:
a.      Stres fisik, disebabkan oleh suhu atau temperatur yang terlalu tinggi atau rendah, suara amat bising, sinar yang terlalu terang atau tersengat arus listrik.
b.      Stres kimiawi, disebabkan oleh asam-basa kuat, obat-obatan, zat beracun, hormon atau gas.
c..     Stres mikrobiologik, disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang menimbulkan penyakit.
d.      Stres fisiologik, disebabkan oleh gangguan struktur, fungsi jaringan, organ atau sistemik sehingga menimbulkan fungsi tubuh tidak normal.
e..     Stres proses pertumbuhan dan perkembangan, disebabkan oleh gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada masa bayi hingga tua.
f..      Stres psikis/emosional, disebabkan oleh gangguan hubungan interpersonal, sosial, budaya atau keagamaan.
            Adapun menurut Brench Grant (2000), stres ditinjau dari penyebab hanya dibedakan menjadi  2 macam, yaitu:
a.      Penyebab makro, yaitu menyangkut peristiwa besar dalam kehidupan seperti kematian, perceraian, pension, luka batin dan kebangkrutan.
b.    Penyebab mikro, yaitu menyangkut peristiwa kecil sehari-hari seperti pertengkaran rumah tangga, beban pekerjaan, maupun masalah apa yang akan dimakan.

Faktor yang mempengaruhi stres…


Kemampuan individu menahan stres…
            Setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam manahan stres. Hal tersebut bergantung pada: 
 1. Sifat dan hakikat stres. Yaitu intensitas, lamanya, local dan umum (general).
 2. Sifat individu yang terkait dengan proses adaptasi.
Menurut Rosenmen dan Chesney (1980), sebagaimana dikemukakan oleh Prof. Dadang Hawari (2001) bahwa stres apabila ditinjau dari tipe kepribadian individu dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

       Tipe yang rentan (vulnerable)
                           Terdapat pada tipe A yang disebut A Type Personality dengan pola perilaku Type A Behavior Pattern. Individu dengan tipe ini memiliki resiko tinggi mengalami stres dengan ciri-ciri sebagai berikut :
a.       Cita-cita yang tinggi (ambisius)
b.       Suka menyerang (agresif)
c.       Suka bersaing (kompetitif) yang kurang sehat
d.       Banyak jabatan rangkap
e.       Emosional, yang ditandai dengan mudah marah, mudah tersinggung
f.        Mudah mengalami ketegangan dan kurang sabar.
g.       Terlalu percaya diri (over confident)
h.       Self control kuat
i.        Terlalu waspada
j.        Tindakan dan cara bicara yang cepat dan tidak dapat diam (hiperaktif)
k.       Cakap dalam berorganisasi (organisatioris)
l.         Tipe kepemimpinan otoriter
m.      Bekerja tidak mengenal waktu (workaholic)
n.        Disiplin waktu yang ketat
o.       Kurang rileks dan serba terburu-buru
p.       Kurang atau tidak ramah
q.       Tidak mudah bergaul
r.        Mudah empati
s.        Sulit dipengaruhi
t.        Berusaha keras agar segala sesuatunya terkendali
Tipe yang kebal (immune) 
Terdapat pada tipe B yang disebut B Type Personality dengan pola Type B Behavior Pattern. Individu dengan tipe ini kebal terhadap stres, dengan ciri-ciri kepribadiannya sebagai berikut:
a.       Cita-cita yang ambisinya wajar
b.       Tidak agresif
c.       Tidak memaksakan diri
d.       Emosi terkendali
e.       Kewaspadaan wajar
f.        Self control wajar
g.       Self confident wajar
h.       Cara bicara tenang
i.        Cara bertindak tenang dan dilakukan pada saat yang tepat
j.        Ada keseimbangan waktu bekerja dan istirahat
k.       Sikap manusiawi dalam memimpin
l.        Mudah bekerjasama (kooperatif)
m.     Tidak memaksakan diri dalam menghadapi tantangan 

Sumber stres psikologis…

            Menurut Maramis (1990), ada 4 sumber atau penyebab psikologis, yaitu:
Frustrasi!
Timbul akibat kegagalan dalam mencapai tujuan karena ada aral melintang. Frustrasi ada yang bersifat intrinsic (cacat badan dan kegagalan usaha) dan entrinsik (kecelakaan, bencana alam, kematian orang yang dicintai, kegoncangan ekonomi, pengangguran, perselingkuhan dan lain-lain).
Konflik!
Timbul karena tidak bisa memilih antara dua atau lebih macam keinginan, kebutuhan atau tujuan. Bentuknya approach-approach conflict, approach-avoidance conflict atau avoidance-avoidance conflict.
Tekanan!

Timbul sebagai akibat tekanan hidup sehari-hari. Tekanan dapat berasal dari dalam diri individu, misalnya cita-cita atau norma yang terlalu tinggi. Tekanan yang berasal dari luar diri individu, misalnya orangtua menuntut anaknya agar di sekolah selalu mendapat rangking 1 atau istri menuntut uang belanja yang berlebihan kepada suami.
Krisis!
Yaitu keadaan yang mendadak, yang menimbulkan stres pada individu, misalnya kehilangan orang yang disayangi, kecelakaan dan penyakit yang harus segera dioperasi.

          Sebenarnya timbulnya stres itu sendiri berawal dari banyaknya beban pikiran yang berpusat dari ketidaknyamanan kita menyikapi suatu masalah. Namun ada banyak pula teknik singkat untuk menghilangkan stres, seperti misalnya melakukan pernapasan dalam, tertawa, istirahat yang teratur, rekreasi di waktu senggang, serta kecanduan positif (melakukan berbagai hal yang disukai secara teratur). 
         Yang seharusnya kita ingat adalah bahwa apapun masalah yang sedang kita hadapi, seberat apapun itu, kita sendirilah yang lebih mengerti bagaimana seharusnya peran kita berjalan disitu. Berusahalah semampunya untuk segera mencari jalan keluar yang terbaik dengan pikiran yang jernih tanpa rasa tertekan dan tanpa terus-menerus memandang hal-hal yang buruk, berjiwa besarlah dengan sebesar apapun resiko dan beban yang akan dipikul, dengan  berdoa meminta restu Yang Kuasa tentunya. Karena bagaimanapun juga kenyataannya, hidup memang harus terus berjalan maju.
Dan satu lagi, jangan pernah mengeluh! ;))



Daftar Pustaka :
M.Kes, Dr.Sunaryo. 2002. "Psikologi Untuk Keperawatan". Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Pedak, Mustamir. "Metode Supernol Menaklukkan Stres". Penerbit Hikmah.


Sabtu, 24 Maret 2012

Waspadai Anoreksia !!!



           Cantik memang merupakan suatu impian bagi semua wanita. Bagi saya sendiri, cantik yang sebenarnya adalah cantik yang berasal dari dalam (inner beauty) sedangkan cantik dari luar hanya merupakan bonus. Ya...namun terkadang justru penampilanlah yang selalu di utamakan kaum hawa. Kebanyakan dari mereka lebih mendambakan penampilan yang menarik di atas kecantikan hati. Mengagungkan kecantikan rupa, warna kulit yang putih serta postur tubuh yang ramping. 


Banyak pendapat yang mengatakan bahwa orang yang gemuk cenderung tidak bahagia. Sebenarnya, ketidakbahagiaan atau tekanan batinnya disebabkan oleh opini masyarakat yang cenderung menganggap orang dengan postur tubuh yang ramping lebih menarik dibandingkan orang gemuk.
Pandangan seperti itu sering kali membuat malu sehingga berujung pada ketidakmampuan mengendalikan diri, terutama dalam urusan pola makan. Kemudian berusaha keras untuk menurunkan berat badan melalui diet.
Terkadang melakukan diet bisa membantu seseorang dalam menjaga atau mengontrol pola makannya yang berlebihan untuk menghindari obesitas. Tapi, apakah diet menjadikan Anda alergi terhadap cokelat, es krim dan makanan berenergi tinggi? Atau menjadikan Anda takut makan karena takut berat badan naik lagi sehingga dalam satu hari hanya makan beberapa sendok nasi?
Hati-hati !!

Jika diet dilakukan dengan tidak wajar, maka dapat menjadi berbahaya. Misalnya dapat menimbulkan gangguan makan anoreksia...
Anoreksia merupakan upaya seseorang untuk menguruskan badan dengan melakukan pembatasan makanan secara sengaja dengan kontrol yang ketat. Penderita anoreksia merasa lapar, tetapi tidak mau makan karena khawatir berat badannya meningkat. Persepsi mereka tentang makanan telah berubah. Mereka cenderung merasa kenyang walaupun hanya mengkonsumsi sedikit makanan. Bahkan mereka akan terus-menerus melakukannya walaupun sudah memiliki tubuh yang kurus. Jika hal ini dibiarkan berlanjut, penderita akan menuju pada kematian karena kekurangan energi yang diperoleh dari makanan.

 Lalu mengapa hal ini bisa terjadi?
 Ada anggapan yang menyatakan bahwa dengan menjadi kurus, akan membuat mereka bahagia, sukses dan populer.  Belum lagi gencarnya promosi wanita berbadan kurus di media serta opini masyarakat di lingkungan sekitarnya. Akhirnya, ketidakpuasan seseorang terhadap tubuhnya akan mengembangakan masalah pada gangguan makan.
Wanita yang mengalami hal seperti ini memiliki masalah dalam body image-nya. Artinya, di dalam pikirannya sudah terpatri bahwa tubuh mereka tidak ideal. Mereka mempunyai persepsi bahwa tubuhnya gemuk, banyak lemak disana sini, tidak seksi dan tidak semenarik tubuh orang lain. Mereka selalu melihat bahwa tubuhnya gemuk, padahal kenyataannya semakin turun dan tubuhnya semakin kurus. Parahnya lagi, mereka selalu merasa bersalah jika banyak makan karena takut gemuk.


Apa ciri khas penderita anoreksia?
Apabila ciri khas berikut ini sesuai dengan keadaan Anda sekarang, berhati-hatilah !!

  • Biasanya terjadi pada wanita, (remaja / dewasa) atau yang baru memasuki masa puber.
  • Berada di lingkungan keluarga yang memprioritaskan prestasi sebagai kebanggaan keluarga.
  • Memiliki pandangan berlebihan tentang kesempurnaan penampilan.
  • Memiliki orangtua yang terlalu sibuk sehingga tidak terlalu memperhatikan anak.
  • Berusaha memiliki penampilan yang sempurna untuk menarik perhatian.
  • Di tandai dengan perubahan fisik, seperti rambut rontok, terhentinya ovulasi dan menstruasi.
  • Detak jantung melambat, tekanan darah rendah, serta tidak tahan terhadap cuaca dingin.
  • Sangat rentan terhadap ostreoporosis karena makanan yang kurang mengandung kalsium.
  • Dapat menderita kerusakan hati dan organ-organ vital lainnya.

Kemudian apa saja dampak yang ditimbulkan?
Penderita anoreksia dapat menurunkan berat badannya hingga 20-30 %. Namun, jika hal ini tidak segera ditangani akan berdampak negatif baik fisik maupun psikis, bahkan jika tidak ditangani akan menuju kepada kematian.

Beberapa dampak fisik penderita anoreksia adalah sebagai berikut :

- Kehilangan selera makan hingga tidak mau mengkonsumsi makanan apapun.
- Lemah dan tak bertenaga.
- Sulit berkonsentrasi.
- Mengalami gangguan menstruasi.

Sementara dampak psikis penderita anoreksia antara lain :

- Perasaan tak berharga.
- Sensitif, mudah tersinggung dan mudah marah.
- Mudah merasa bersalah.
- Tidak memiliki keinginan untuk berinteraksi lagi dengan orang lain.
- Selalu meminta perhatian orang lain.
- Depresi terus-menerus.

Baiklah, coba kita perhatikan postur tubuh wanita cantik ini...


                                 BEFORE        AFTER

Ya, dialah Lindsay Lohan !! 
Saya sempat mengidolakan penyanyi cantik sekaligus aktris pemeran utama film Herbie Fully Loaded (2005) ini sebelum akhirnya dikabarkan menderita anoreksia oleh banyak media di seluruh dunia.
Kemudian pula seorang aktris dan fashion designe, Nichole Richie...


                              BEFORE               AFTER

Dan satu lagi, Demi Moore…

                                       BEFORE               AFTER
 Pemeran utama wanita film Ghost (1990) ini pernah dilarikan ke rumah sakit pada 23 Januari yang lalu karena kondisi kesehatannya yang menurun akibat gangguan makan anoreksia. Kini bobot tubuhnya terlihat semakin kurus.

Lalu, apakah menurut Anda mereka berubah menjadi lebih cantik?
Hal ini sudah seharusnya kita waspadai. Hindarilah cara berpikir yang tidak logis bahwa penampilanlah yang paling utama. Yang seharusnya kita ingat adalah pola hidup sehat. Kesehatan itu lebih mahal dari apapun. Biasakanlah mengkonsumsi makanan yang berpengaruh baik terhadap kesehatan dengan pola makan yang mencukupi. Memang kitapun harus menjaga kecantikan fisik, tetapi rawatlah secara alami tanpa harus melakukan hal-hal yang membahayakan. Yang terpenting adalah kecantikan dari dalam. Bagi saya membenahi sikap dan sifat buruk itu lebih baik dari sekedar merubah penampilan secara ambisius demi kecantikan fisik.
Jika saya lihat kembali para bintang-bintang terkenal seperti yang sudah saya sebutkan di atas, saya lebih memilih untuk menjalankan pola hidup sehat dari sekarang ;))




Sumber :
MKes,Rita Ramayulis,DCN; Lesmana,Lilis Christine. 2008. “17 Alternatif Untuk Langsing”. Jakarta: Penebar Swadaya.

http://artis.inilah.com/read/detail/1823103/demi-moore-dirawat-karena-anoreksia-dan-kejang

Jumat, 23 Maret 2012

PSIKOLOGI MUSIK







“Bila aku memiliki kesempatan hidup sekali lagi, aku akan menyusun jadwal untuk…
Mendengarkan musik paling tidak sekali setiap minggu, agar bagian dari otakku yang mengalami antrophia dapat selalu diaktifkan.”
- Charles Darwin





Setuju dengan statement di atas?

               Mungkin bagi saya pribadi, mendengarkan musik sekali dalam tiap minggu saja tidak cukup. Tidak cukup karena musik sudah merupakan satu-satunya teman di saat sepi maupun rasa suntuk di waktu senggang.
                Tapi bagaimana arti musik menurut anda?
               Meningkatkan semangat kerja? Menumbuhkan kreatifitas? Atau sebagai sarana terapi?
Yang terakhir disebutkan tadi mungkin asing bagi orang kebanyakan. Namun apakah Anda tahu bahwa hal tersebut sebenarnya dipelajari di dalam Psikologi Musik?
                Ya ! Saya sendiri awalnya tidak mengetahui bila bidang psikologi memaparkan musik secara khusus. Untuk itu saya akan mengenalkannya kepada Anda tentang Psikologi Musik itu :) 
                 Pada hakekatnya, musik adalah produk pikiran. Maka, elemen vibrasi (fisika dan kosmos) dalam bentuk frekuensi, amplitude dan durasi belum menjadi musik bagi manusia sampai semua itu di transformasikan secara neurologis dan di interpretasikan melalui otak menjadi: pitch (nada-harmoni), timbre (warna suara), dinamika (keras-lembut) dan tempo (cepat-lambat). Transformasi ke dalam musik dan respon manusia (perilaku) adalah unik untuk di kenali (kognisi) karena otak besar manusia berkembang dengan amat pesat sebagai akibat dari pengalaman musical sebelumnya.
                Kemudian, psikologi sebagai ilmu tentang pikiran dan perilaku akan menjadi suatu pengetahuan dasar yang dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana persisnya kinerja sensori menghasilkan peningkatan perkembangan otak serta memperkaya hidup manusia. Sementara pengetahuan kognisi berkewajiban memastikan hubungan semua jaringan saraf sensori (indera), motorik, koneksi antar saraf dan saraf otak layaknya sebuah computer raksasa. Di dalamnya termasuk pembahasan aspek belajar yang meliputi pemahaman dan efisiensi komunikasi dari fungsi saraf. Seorang psikolog musik kemudian harus bertanggung jawab dan berinisiatif pada pekerjaan yang terintegral, yaitu psikolog musik harus bermain dalam ruang lingkup interdisiplin bahkan multidisiplin dalam upaya menemukan jawaban atas pertanyaan tentang pengaruh dan respon. Untuk itu dibutuhkan penggabungan seni dan pengetahuan musik, mengasimilasi dan memberi informasi dari kesatuan tersebut, serta bertanggung jawab untuk diseminasi hasil penggabungan itu ke dalam praktik pendidikan, kurikulum dan praktik klinis, penelitian dan model-model teoretis lainnya.
                Dalam pemahaman sehari-hari, musik seringkali dikaitkan dengan perasaan. Di satu sisi, musik dianggap sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan, dan di sisi lain musik dianggap dapat menggugah perasaan pendengarnya. Karena kedekatannya dengan kehidupan manusia, maka kajian tentang musik hampir selalu terkait dengan kajian tentang perilaku manusia (Sloboda & O’Neill, 2001). Mereka yang berkecimpung dengan dunia music mengakui bahwa komposisi musik tidak mungkin di pisahkan dari gejolak perasaan penciptanya, sementara bagi mereka yang menyukai musik, setiap rangkaian melodi, irama, timbre dan dinamika sangat mungkin menimbulkan perasaan tertentu yang berbeda-beda.
                Kedekatan musik dengan perasaan manusia ini ternyata justru menyebabkan kajian di bidang musik dan emosi tidak dirasakan sebagai suatu hal yang mendesak. Jika penelitian di bidang musik dan tumbuh kembang anak segara merebut pasaran, begitu pula kajian ilmiah di bidang musik dan kognisi, tetapi tidak demikian dengan kajian musik dan emosi!

             Dari sejarah perkembangan musik terlihat bahwa di masa lalu musik terkait dengan dua fungsi pokok, yaitu sebagai sarana nemesis (Yunani: transformasi dan imitasi dari luar ke dalam diri manusia) dan juga katarsis yang mengandung arti pemurnian jiwa melalui pengalaman emosional. Jadi fungsi musik itu adalah untuk merefleksikan emosi melalui kata-kata.
                Selain itu musik juga disejajarkan dengan disiplin dasar lainnya yang penting intuk dihadirkan di dalam pendidikan. Semua itu karena alasan-alasan berikut :
  •          Musik dapat membuat seseorang merasa lebih hidup.
  •          Musik mengkombinasikan perilaku dan keterampilan berpikir lainnya.
  •          Musik member jalan bagi imaji dan kreasi, mengkontribusikan ekspresi diri dan kreatifitas.
  •          Musik memperkaya kehidupan, sebagai cara untuk memahami warisan budaya.
  •          Musik meningkatkan sensitivitas.
  •          Musik mengembangkan persepsi kognisi dan motorik.
  •          Musik merangsang kreatifitas sekaligus individualitas.
  •          Musik meningkatkan rasa harga diri.
  •          Musik mengembangkan intelegansi.
Dan satu lagi, musik sebagai jalan keluar terapi manusia !

                Pada prinsipnya, terapi musik adalah tipe terapi non-verbal yang berbeda dengan terapi konvensional (konseling) lainnya dimana klien diminta mengutarakan perasaan dan menceritakan pengalaman hidupnya. Musik memberikan alternative bagi terapi konvensional dan mencukupi klien dengan beberapa keunggulan seperti :
  • Berpikir dan merasakan secara langsung.
  • Memiliki kesempatan mengisi perasaan untuk beberapa periode sehingga bisa dieksplorasi, diuji dan diolah lewat kerjasama dengan terapis.
  • Mengkondisikan ekspresi pikiran dan perasaan secara non-verbal yang belum pernah dirasakan klien karena terbiasa berekspresi secara verbal.
                Ada banyak sekali ulasan mengenai musik. Di dalam konteks bidang psikologi sendiri menjelaskan segala aspek hubungan antara musik dengan emosi seperti yang sudah saya paparkan diatas, kemudian juga musik dengan kognisi, musik dengan intelegensi maupun musik dengan pendidikan. Untuk lebih lengkapnya mengenai psikologi musik, Anda bisa jelajahi langsung melalui buku yang saya jadikan sumber tulisan ini…
                   Djohan. 2009. "Psikologi Musik (Cetakan ke III: Edisi Revisi)". Yogyakarta: Best Publisher.

Semoga bermanfaat !! :)

I Don't Care - 2Ne1 Lyrics (English Version)



[CL]

Hey playboy
It's about time
And your time is up
I had to do this one for my GIRLS you know
sometimes you gotta' act like you don't care
That's the only way you BOYS learn

oh oh, 2NE1
oh oh, 2NE1

[Minji]

When I saw the lipstick on your shirt,
I don't really know if I should care coz' you always have excuses
Boy, I am not that stupid...
It doesn't seem like your gonna change oh oh

[Sandara]

Do you think I wouldn't know you were cheating on me?
You keep on flirting with the ladies, I won'let it fly!
From now on you can have all the time to play with them
I ain't gonna stop you, do what you want oh oh

[CL]

Do you think a "sorry" would just be enough to stop this heart of mine from bleeding?
Boy, I've had enough... I can't take it no more... NO NO

[Bom]

I don't care, you're not the same
I was so stupid to believe you would be faithful to me
I don't care, don't really care
From now on don't you ever come to me and cry

coz' I don't care e e e e e
I don't care e e e e e

[Minji]

cause I don't care e e e e e
I don't care e e e e e
Boy I don't care

[Minji]

How could I believe your words? Why did I trust in you?
You said I'm the one but everyday you would take off your
couple ring and secretly go dating
Oh why did I think you were the one? OH OH

[Sandara]

A lot of people said that you don't deserve me at all
And even all your friends would say that you're not worth my time
I never want to listen to all the things I'm hearing
bcoz' I'm so in love with you then... OH OH

[CL]

Do you think a "sorry" would just be enough to heal me boy I am in pain.
Now I have had enough, I'll never let you to hurt me more... OH NO

[Bom]

I don't care, you're not the same
I was so stupid to believe you would be faithful to me
I don't care, don't really care
From now on don't you ever come to me and cry

coz' I don't care e e e e e
I don't care e e e e e

[Sandara]

cause I don't care e e e e e
I don't care e e e e e
Boy I don't care

[Minji]

I still remember cryin' every night becoz' of you boy
I do regret the time when all I think about is you boy
I realized I don't care what you do or think about me
HOw could I be so stupid to believe you really love me?

[CL]

YOu fooled me hundred times with your lies, you BAD BOY!
You turned it all around this time I'll be the BAD GIRL!
Yes, I will make you feel the pain than you just deserve
I'll make you cry just like a LOSER
I'll make sure you lose this game we called LOVE
You cannot escape coz' now I got cha! got cha!
(Now clap your hands to this)

[Bom]

I don't care, you're not the same
I was so stupid to believe you would be faithful to me (faithful to me I don't care)
I don't care, don't really care
From now on don't you ever come to me and cry

YOu know I don't care e e e e e (oh no)
I don't care e e e e e e
(you know I just don't care) I don't care e e e e e
I don't care e e e e e e
Boy I don't care




http://ambershinbi.multiply.com/video/item/172/fanmade_2ne1_-_I_Dont_Care_english_version?&show_interstitial=1&u=%2Fvideo%2Fitem